Itinerary Solo Traveling 3 Hari 2 Malam di Malang

Itinerary Solo Traveling 3D2N di Malang
Kampung Jodipan

Siapa bilang solo traveling itu membosankan dan bikin kesepian? Kalau destinasinya adalah Malang Raya, kamu justru akan kehabisan waktu karena saking banyaknya tempat seru yang bisa dieksplor!

Malang adalah salah satu kota paling ramah bagi solo traveler di Indonesia. Karena udaranya yang sejuk, warganya ramah, transportasinya mudah, dan yang paling penting: kulinernya ramah di kantong.

Jika kamu punya waktu luang di akhir pekan dan ingin healing sendirian, berikut adalah panduan itinerary Solo Traveling Malang 3 Hari 2 Malam (3D2N) yang memadukan keindahan alam pegunungan dan kelezatan kuliner legendaris.

Hari 1: Nuansa Estetik Kota Lama & Berburu Kuliner

Hari pertama didedikasikan untuk menjelajahi area pusat kota Malang yang kaya akan sejarah kolonial dan gang-gang estetik.

Pagi: Tiba di Stasiun Malang Kota Baru & Sarapan Rawon

  • Aktivitas: Jika kamu naik kereta, kamu akan turun di Stasiun Malang Kota Baru. Langkah pertama? Cari sarapan! Berjalanlah sekitar 10 menit menuju Rawon Nguling atau Rawon Brintik (salah satu depot rawon tertua di Malang yang berdiri sejak 1942). Kuah hitamnya yang pekat dan dagingnya yang empuk akan langsung mengisi energimu.

Siang: Keunikan Kampung Warna-Warni Jodipan

  • Aktivitas: Cukup berjalan kaki dari area stasiun, kamu bisa mengunjungi Kampung Warna-Warni Jodipan. Dahulu ini adalah kawasan kumuh, namun kini disulap menjadi kampung wisata yang super kreatif. Jangan lupa seberangi jembatan kaca menuju Kampung Tridi di sebelahnya. Tempat ini sangat aman dan ramah untuk solo traveler yang ingin berfoto menggunakan tripod.

Sore ke Malam: Vibes Eropa di Kayutangan Heritage & Es Krim Toko Oen

  • Aktivitas: Menjelang sore, pergilah ke kawasan Kawasan Heritage Kayutangan. Jalanan ini ditata mirip Malioboro namun dengan arsitektur bangunan kolonial Belanda yang kental.
  • Makan Malam: Mampir ke Toko Oen, restoran legendaris sejak tahun 1930. Wajib coba es krim buatan tangan (homemade) mereka yang resepnya tidak pernah berubah sejak zaman kolonial. Apabila ingin makanan berat yang khas, melipirlah ke Bakso President yang lokasinya unik di pinggir rel kereta api aktif.

Baca juga: 5 Pantai Tersembunyi di Bali Selatan yang Masih Sepi dan Asri

Hari 2: Menembus Dinginnya Alam Kota Batu

Hari kedua adalah waktunya menyatu dengan alam. Kita akan bergeser sedikit ke atas, yaitu ke Kota Wisata Batu (sekitar 45-60 menit dari pusat kota Malang).

Pagi: Segarnya Coban Rondo & Serunya Taman Labirin

  • Aktivitas: Sewalah sepeda motor dari Malang (banyak persewaan murah), lalu berkendaralah ke Air Terjun Coban Rondo. Gemercik air terjun setinggi 84 meter ini dikelilingi hutan pinus yang sangat asri. Di kawasan yang sama, kamu bisa menguji kemampuan navigasimu di Taman Labirin Coban Rondo.

Siang: Makan Siang di Warung Sidik & Flora Wisata Santerra

  • Aktivitas: Turun dari Coban Rondo, isi perut di Warung Sidik Kota Batu yang terkenal dengan masakan rumahan Jawa yang otentik. Setelah kenyang, lanjutkan perjalanan ke Flora Wisata Santerra de Laponte, taman bunga luas dengan replika bangunan khas Eropa dan Korea yang sangat Instagrammable.

Sore: Menikmati Sunset di Gunung Banyak (Omah Kayu)

  • Aktivitas: Sebelum matahari terbenam, berkendaralah ke Gunung Banyak. Tempat ini adalah landasan pacu olahraga paralayang. Di sini terdapat Omah Kayu (rumah pohon) tempat terbaik untuk duduk santai menikmati pemandangan Kota Batu dari ketinggian saat lampu-lampu kota mulai menyala.

Malam: Kulineran Hangat di Pos Ketan Legenda 1967

  • Aktivitas: Tutup malammu yang dingin di Alun-Alun Kota Batu. Antre dan cobalah Pos Ketan Legenda 1967. Menu paling favorit adalah ketan bubuk kedelai parutan kelapa, atau ketan susu dengan topping durian.

Baca juga: 9 Tempat Healing Terbaik di Indonesia Untuk Melepas Penat

Hari 3: Berburu Oleh-Oleh & Santai Sebelum Pulang

Hari terakhir Itinerary Solo Traveling bisa Anda gunakan untuk bersantai dan memastikan kamu tidak pulang dengan tangan kosong.

Pagi: Sarapan Pecel & Jalan-Jalan di Hutan Kota Malabar

  • Aktivitas: Sarapan Pecel Kawi Hj. Musilah yang legendaris sejak 1975 (rempeyeknya juara!). Setelah itu, jalan-jalan santai menghirup udara segar di Hutan Kota Malabar, sebuah oase hijau yang tenang di tengah kota Malang.

Siang: Borong Oleh-Oleh Khas (Strudel & Keripik Tempe)

  • Aktivitas: Sebelum ke stasiun atau bandara, mampirlah ke pusat oleh-oleh. Kamu bisa membeli Malang Strudel (kue pastri isi buah modern) atau pergi ke Kampung Sanan yang merupakan pusat perajin keripik tempe dan keripik buah asli Malang dengan harga grosir.

Solo traveling ke Malang terbukti tidak membosankan, bukan? Dengan rute di atas, kamu bisa mendapatkan paket lengkap: foto-foto estetik, petualangan alam yang menyegarkan pikiran, hingga wisata kuliner yang memanjakan lidah.

Setelah memahami panduan Itinerary Solo Traveling untuk 3 hari 2 malam, apakah Anda sudah siap berpetualang sendirian ke Malang? Jelajahi kota Apel ini dengan caramu sendiri!

Featured image by Mike van Schoonderwalt

About the author

Adheens

Mulai menekuni dunia blogging sejak 2009, SEO enthusiast, senang mengikuti teknologi dan gadget, juga drone FPV.